pura tirta empul

Pura Tirta Empul adalah pura taman air yang dikelola dan dikembangkan oleh para penguasa kerajaan Bali di masa lalu. Air yang bersumber dari bawah tanah di dalam areal pura Tirta Empul ini diyakini sebagai air suci yang dapat menyembuhkan segala macam penyakit. Tidak mengherankan saat hari baik (khususnya di hari purnama) banyak umat Hindu yang melakukan "penglukatan" di kolam pancuran pura ini yaitu upacara ritual dengan cara merendamkan seluruh badan, membasahi rambut yang disertai doa-doa suci kesembuhan ke dalam air suci ini. Mereka juga mempersembahkan sesajen sebagai rasa terimakasih terhadap Yang Maha Kuasa dan kepada dewa-dewi yang bersemayam di Pura Tirta Empul. Umat Hindu selalu memilih mata air sebagai lokasi tempat suci, sangat sesuai dengan konsep India Kuno yang mensyaratkan bahwa lokasi sebuah kuil sedapat mungkin harus berdekatan dengan sumber air. Karena itu, tidaklah mengherankan jika di sepanjang daerah aliran Sungai Pakerisan ditemukan cukup banyak bangunan bersejarah berbentuk candi atau pura, seperti Candi Gunung Kawi, Candi Mangening, Pura Pengukur-ukuran, Candi Tegallinggah dan Tirta Empul itu sendiri di hulu sungai Pakerisan.

blog-tirta-empul-1

Bagaimana caranya menuju kesana?

Jarak tempuh dari Kuta menuju tempat ini kurang lebih 1 jam 30 menit dengan mobil. Akses jalan menuju pura ini sangat baik dan sedikit menemui tikungan tajam atau jalan menanjak. Karena jaraknya culup jauh, kami sarankan menyewa mobil + driver yang kami tawarkan dengan harga Rp 450,000/10 jam di Kintamani Tour
Untuk memudahkan pembaca mengetahui lokasi pasti dari objek wisata , mohon untuk mengklik link dibawah ini yang akan membawa anda kehalaman Google Map
Pura Tirta Empul

blog-tirta-empul-2

harga tiket masuk

Barack Obama pernah berkunjung ke pura ini pada Selasa sore, 27 Juni 2017, pukul 16:15 WITA. Obama disambut oleh Bendesa Adat saat itu, Made Mawiarnata, dilanjutkan dengan berkeliling pura sebelum pergi pada pukul 16.45 WITA. Tiket masuk ke pura Tirta Empul sebesar Rp 30,000 untuk WNA dan Rp 15,000 untuk anak WNA
Jika kalian ingin mengetahui harga tiket masuk di seluruh obyek wisata di Bali update 2021, silahkan klik link dibawah ini
Harga Tiket Masuk Obyek Wisata Bali 2021

blog-tirta-empul-3

Waktu Terbaik Berkunjung

Jam buka Pura Tirta Empul, Gianyar adalah dari pukul 08:00 – 18:00 WITA untuk wisatawan dan objek wisata buka setiap hari. Sebenarnya waktu yang sangat baik untuk berkunjung ke obyek wisata ini sebenarnya bebas apalagi obyek wisata ini dibuka non-stop 24 jam. Tapi jika anda tidak membawa sarung dan selendang kami sarankan dilakukan pada jam buka diatas, kenapa? Sebab di obyek wisata ini anda akan mendapatkan sarung gratis pakai (jangan dibawa pulang ya, he he he). Pura ini lokasinya sangat bagus dan tidak bikin capek
Secara umum, semua perjalanan wisata yang ada banyak anak tangga, atau harus dilakukan dengan berjalan kaki yang cukup panjang, kami sarankan lakukan di pagi hari. Obyek wisata yang memiliki anak tangga yang banyak dan melelahkan di Bali adalah : Padang-Padang beach, Tegenungan waterfall, Sekumpul waterfall, Banyumala waterfall, Tukad Cepung waterfall, Pura Besakih, Pura Lempuyang, Git Git Waterfall, Munduk Waterfall, Rafting di Ubud

tips berkunjung ke pura tirta empul

  • Bawalah sarung dan selendang sendiri
  • Sarung yang tersedia di pura ini kondisinya kusam
  • Bawa baju pengganti jika ingin melakukan ritual
  • Bawa sesajen jika ingin sembahyang dan ritual
  • Di musim penghujan, tempat ini sering hujan

  • etika pakain memasuki seluruh pura di bali

    Pura Tirta Empul adalah salah satu Pura Hindu Bali yang disakralkan oleh umat Hindu Bali. Maka itu ada aturan yang berlaku bagi pengunjung untuk masuk ke area pura. Aturan juga berlaku untuk orang Hindu Bali. Salah satu aturan yang perlu Anda ketahui saat memasuki seluruh pura-pura di Bali adalah etika pakaian dan masa datang bulan (menstruasi) bagi wanita. Yang sedang datang bulan dilarang keras memasuki areal pura. Tata cara berpakaian memasuki area pura di Bali sangat sederhana; yang perlu Anda lakukan hanyalah mengenakan sarung dan selempang atau selendang yang di diikatkan di pinggang. Anda harus mengikat selempang/selendang pada bagian pinggang Anda.

    musim sepi pariwisata di bali

    Banyak wisatawan Indonesia dan mancanegara yang tidak mengetahui kapan musim sepi kunjungan wisatawan di Bali. Hanya informasi buat anda, musim sepi kunjungan wisatawan di pulau Bali terjadi dari awal bulan Januari hingga akhir bulan April. Selain bulan itu, musim sepi di pulau Bali juga terjadi pada pertengahan bulan September hingga pertengahan bulan Desember karena bulan ini adalah musim penghujan. Ada banyak kelebihan yang wisatawan dapatkan jika liburan saat musim sepi di Bali dibandingkan liburan saat musim ramai di Bali. Keuntungannya seperti kemacetan jalan raya lebih sedikit, keramaian di tempat wisata berkurang, harga kamar hotel lebih murah serta harga sewa kendaraan pribadi atau rent car bisa ditawar sedikit.

    musim ramai pariwisata di bali

    Musim ramai kunjungan wisatawan di pulau Bali terjadi pada bulan Juni, Juli, Agustus, akhir bulan Desember serta minggu awal bulan Januari. Saat musim ramai di pulau Bali, lalu lintas jalan raya sangat padat dan macet, tempat wisata di Bali sangat ramai. Selain itu, harga kamar hotel lumayan mahal jika anda bandingkan harga kamar hotel saat musim sepi. Apalagi dengan dibangunnya jalan tol Jakarta - Banyuwangi maka jumlah kendaraan pribadi berplat luar di Bali bisa meningkat 3x lipat.

    Kami menyediakan sewa mobil + sopir + BBM dg harga Rp 450,000/10 jam
    Adapun tour program yang anda dapatkan ada dibawah ini, silahkam di klik
    Kintamani Tour